Anita Farhan

Download more awesome themes for your blogger platform #templatetrackers Follow us @ Google+ and get weekly updates of new templates we release regularly

Ya betul, ini martabak yang pembuatannya cukup simpel!
Bahan2nya dikira2 aja takarannya, yg pasti harus royal bawang daun.

Bahan:
Kulit spring roll, siap pakai

Isiannya:
Telur
Bawang daun, iris halus
Garam
Merica
Penyedap rasa, bila perlu
Irisan cabe rawit, bila suka

Cara membuat:
Campur telur bersama garam, merica dan penyedap rasa.
Panaskan sedikit minyak di atas wajan, kemudian buat orak arik telur.
Tambahkan sebagian bawang daun, aduk sampai setengah layu. Angkat.
(Usahakan orak ariknya tidak terlalu kering)
Setiap kali membuat, aduk 1 butir telur mentah, irisan bawang daun, garam, merica dan beberapa sendok makan orak arik telur.
Bila suka beri beberapa iris cabe rawit.
Isikan kedalam kulit spring roll, lipat seperti amplop.
Kemudian goreng hingga matang.
Sajikan bersama cabe rawit atau saus.

Note:
Ke dalam isiannya, bisa ditambahkan tumisan daging cincang.

Bahan:
1 ekor ayam jantan, potong 8 bagian
3 sdm minyak sayur
1 buah cabai hijau, potong-potong
1 buah cabai merah besar, iris serong
2 lembar daun jeruk
1 lembar daun salam
1 batang serai, memarkan
500 ml santan

Haluskan:
5 siung bawang putih
2 butir bawang merah
3 butir kemiri
3 buah cabai merah
1 cm jahe
½ sdt ketumbar
½ sdt merica butiran
¼ sdt jintan
2 sdt garam

Cara membuat:
Tumis bumbu halus hingga wangi.
Masukkan salam, lengkuas dan serai, aduk hingga wangi. Angkat.
Masukkan ke dalam panci, tambahkan ayam dan santan.
Masak dengan api kecil hingga mendidih.
Masukkan cabai hijau dan cabai merah.
Masak hingga kuah mengental.
Angkat, sajikan hangat.
Untuk 6 orang, sedaaaapppp..!!

Bahan bumbu:
2liter air
½ kg daging sapi potong dadu
1 bh labu siam potong dadu.
4 lbr daun jeruk
3 batang serai memarkan
4 cm lengkuas memarkan
Daun bawang secukupnya
3 sdt air asam
Garam secukupnya
Minyak goreng untuk menumis bumbu

Bumbu Halus:
6 btr keluwek, kerok isinya
2sdt ketumbar shangrai
½ sdt jinten shangrai
10 bawang merah
7 bawang putih
6 cabai merah
2 ruas kunyit
2 ruas jahe

Cara Membuat:
1. Didihkan air di panci, biarkan sampai mendidih.

2..Panaskan beberapa sendok makan minyak di wajan, lalu tumis bumbu halus beserta sereh, lengkuas dan daun jeruk sampai wangi, lalu masukkan air asam.

3. Masukkan daging ke dalam tumisan, aduk rata sampai bumbu meresap.

4. Lalu masukkan tumisan ke dalam air mendidih tadi, biarkan daging mengempuk, lalu masukkan garam lalu bubuhkan sedikit gula sampai rasanya pas.Masukkan labu.

5. Terakhir masukkan potongan daun bawang.

6. Sajikan bersama sambel terasi, tauge segar, telor asin dan kerupuk udang.

7. Rawon lebih enak jika disajikan sehari setelah masak, akan lebih meresap dan kuah lebih mengental.

Bahan I:
# 500 g bandeng dibersihkan
# 250 ml minyak untuk menggoreng
# 50 ml minyak untuk menumis
# 2 buah tomat dibagi 8 bagian
# 2 sdm kecap manis

Bahan II:
# 1 sdm ketumbar
# 3 cm kunyit tua
# 2 siung bawang putih
# 1 sdt garam
# 50 ml air

Bumbu yang dihaluskan:
# 10 buah cabe merah
# 5 buah bawang merah
# 3 siung bawng putih
# 3 cm jahe
# 4 butir kemiri

Cara Membuat:
1. Lumuri ikan dengan bahan II diamkan 15 menit, kemudian goreng dengan minyak yang sedang panasnya hingga kecoklatan
2. Tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum kemudian masukkan tomat, kecap manis dan 100 ml air masak hingga tomat hancur dan air agak berkurang
3. Masukkan ikan bandeng masak hingga bumbu menyerap. Angkat.

Tips:
Untuk mengurangi bau tanah pada bandeng, rendamlah bandeng yang sudah dipotong-potong dengan air kunyit dan garam agak lama (1 jam).

Sumber: infoharianterbaru.com

1. Jika kamu kurang menyukai pemandangan kloset saat bercinta, tutupi kloset untuk sementara. Untuk kloset duduk, kamu bisa menutupinya dengan handuk lebar, atau kain lain yang tebal atau bisa sesuatu yang bisa menimbulkan perasaan nyaman. Karena kloset bisa kamu sulap menjadi tempat bertumpu saat berhubungan intim.

2. Kamu juga bisa menggunakan wastafel sebagai tempat bertumpu alternative saat berhubungan seks, selain di bath tub atau kloset.

3. Jangan nyalakan lampu. Sebagai gantinya, nyalakan beberapa batang lilin, disarankan yang beraroma wangi di sudut-sudut kamar mandi. Pastikan letak lilin tersebut jauh dari benda-benda yang mudah terbakar, atau dari percikan air.

4. Bersihkan kamar mandi dari benda-benda seperti tirai shower, berbagai tempat sabun atau shampoo dan benda-benda lain. Jika kamu ingin mencoba bercinta di atas lantai kamar mandi, bersihkan dulu lantai kamar mandi dengan seksama.

5. Untuk cewek, pastikan wajahmu bebas makeup sebelum masuk kamar mandi. Dandanan yang tebal akan luntur terkena air dan bisa merusak suasana romantismu.

Kue yang bagus adalah kue yang mengembang setelah sudah matang. Kue yang mengembang akan terasa lebih lembut dan empuk, berbeda dengan kue yang bantat. Mau tahu cara agar kue yang dibuat tidak bantat? Perhatikan hal-hal berikut ini:

1. Pilih baking powder yang masih segar

Baking powder berfungsi sebagai pengembang adonan kue. Namun baking powder yang sudah lama tidak akan bekerja dengan baik, akibatnya kue akan menjadi bantat. Karenanya pilihlah baking powder yang masih segar.

Cara menguji baking powder; Anda bisa masukkan sedikit baking powder ke dalam air panas. Jika muncul gelembung, itu artinya baking powder masih segar. Namun jika tidak ada gelembung atau reaksi lainnya, itu artinya baking powder sudah tidak berfungsi.

2. Pengocokkan telur

Pilih telur yang sudah dalam kondisi ruangan, bukan yang baru diambil dari lemari es. Selama proses pengocokkan telur, jangan tambahkan bahan lain sampai adonan benar-benar mengembang atau berubah jadi warna putih. Telur hanya dikocok bersama dengan gula. Setelah mengembang, barulah tambahkan bahan lain.

3. Tepung terigu

Agar kue tidak bantat, Anda harus memilih tepung terigu yang benar-benar kering dan lembut. Karenanya, Anda harus menjemur tepung terigu terlebih dahulu dan kemudian ayak agar mendapatkan tepung yang lembut.

4. Pemanggangan kue di oven

Pastikan oven yang Anda gunakan sudah panas terlebih dahulu. Hindari buka-tutup oven terlalu sering, karena hal ini bisa membuat suhu udara dalam oven jadi tidak stabil. Akibatnya kue yang Anda buat tidak bisa matang dengan sempurna sehingga kue akan jadi bantat.

5. Takaran bahan kue sesuai dengan resep

Takaran bahan yang salah akan membuat hasil kue jadi tidak enak dan bantat. Karenanya ikutilah panduan resep membuat kue dengan benar. Dan pastikan juga resep yang Anda ikuti itu benar atau tidak asal-asalan.

Selamat mencoba! (YG)

Sumber: ciricara.com

Bahan-bahan/bumbu-bumbu:
6 ekor ikan nila ukuran kecil
1 sendok teh air jeruk nipis
750 ml air
1 batang serai, diambil putihnya, dimemarkan
2 lembar daun salam, disobek-sobek
2 ikat kecil daun kemangi, dipetiki
1 ikat kecil daun kemangi untuk memepes
2 lembar daun salam, masing-masing potong tiga, untuk memepes
2 tangkai serai, masing-masing potong tiga, untuk memepes
daun pisang untuk membungkus
tusuk gigi

Bumbu Halus:
12 butir bawang merah
3 siung bawang putih
6 buah cabai merah besar
3 buah cabai rawit merah
6 buah kemiri sangrai
2 cm kunyit, dibakar
1 sendok makan garam
1 sendok teh gula pasir
1/2 sendok teh ketumbar

Cara membuat:
Lumuri ikan dengan air jeruk nipis. Diamkan 15 menit.
Rebus ikan nila bersama bumbu halus, serai, daun salam, dan daun kemangi sampai meresap. Setelah dingin simpan dalam frezzer
Saat akan disajikan, lelehkan ikan. Ambil daun pisang, taruh sepotong selama, sepotong serai, ikan dan bumbunya. Tata kemangi di atasnya.
Bungkus pepes. Semat dengan lidi.
Bakar pepes hingga kecokelatan.

Untuk 6 pors

Mereka-reka sajian penutup seperti puding bisa sangat menyenangkan jika hasil yang kita buat terlihat cantik dan menarik. Contohnya seperti puding delima cendol ini. Dalam wadah yang mungil dan transparan membuat puding tampak menggiurkan.


Bahan-bahan/bumbu-bumbu:

Bahan Puding:
300 ml air kelapa
70 gram gula pasir
1 lembar daun pandan, diikat
1 sendok teh agar-agar bubuk warna putih
1/8 sendok teh garam
3 sendok makan santan kental instan
1 tetes pewarna hijau tua
50 gram cendol

Bahan Delima:
100 gram bengkuang, dipotong kotak 1/2 cm
1/8 sendok teh pewarna merah cabai
50 gram tepung sagu
air untuk merebus

Bahan Saus:
200 ml santan dari 1/2 butir kelapa
50 gram gula pasir
1/8 sendok teh garam
1 sendok teh maizena
1 lembar daun pandan, diikat
100 gram kelapa muda, dikeruk panjang

Cara membuat:
Delima, lumuri bengkuang dengan pewarna merah. Diamkan 15 menit hingga meresap. Aduk rata bengkuang dengan tepung sagu. Ayak hingga bengkuang terbalut sagu.
Rebus bengkuang yang sudah terbalut dalam air mendidih hingga bening. Angkat, tiriskan.
Puding, rebus air kelapa, gula, daun pandan, agar-agar bubuk, dan garam sambil diaduk sampai mendidih. Bagi menjadi 2 bagian. Satu bagian ditambahkan santan kental instan dan pewarna hijau tua. Aduk rata. Satu bagian lagi dibiarkan bening. Aduk masing-masing adonan.
Tuang puding santan ke dalam cup puding volume 250 ml hingga 1/2 tinggi cup. Tambahkan delima. Biarkan setengah beku. Taburi cendol.
Panaskan puding bening dengan menambahkan 1 sendok makan air. Siram ke atas puding santan hingga 3/4 tinggi cup. Dinginkan.
Saus, campur santan, gula, garam, daun pandan, dan maizena. Masak sambil diaduk sampai meletup-letup. Tambahkan kelapa muda. Aduk rata. Angkat. Dinginkan.
Tuang ke atas puding. Sajikan dingin.


Untuk 10 buah

Bahan:
100 g beras ketan putih, kukus hingga matang
50 g biji delima, rebus hingga matang, tiriskan
50 g kacang hijau, rebus hingga Matang, tiriskan
2 lembar roti tawar, buang bagian tepinya, potong dadu 1 cm

Petulo:
250 g tepung beras, ayak
300 ml santan dari ¼ butir kelapa parut
1 sdt garam
4 lembar daun pandan, simpulkan
50 g tepung kanji, ayak
½ sdt pewarna hijau makanan
½ sdt pewarna merah muda makanan

Kuah:
1½ L santan encer dari 1 butir kelapa parut
3 lembar daun pandan, simpulkan
200 g gula pasir
1 sdt garam
5 cm jahe emprit, memarkan

Cara Membuat:
Petulo: Kukus tepung beras selama 20 menit dalam dandang panas. Angkat. Sisihkan.
Didihkan santan bersama garam dan daun pandan, angkat. Sisihkan daun pandan.
Tuang ke dalam tepung beras kukus, sambil aduk rata hingga agak dingin. Tambahkan tepung kanji, aduk cepat hingga rata.
Bagi adonan menjadi 2 bagian, tambahkan masing-masing dengan pewarna hijau dan merah muda. Uleni hingga rata.
Masukkan ke dalam cetakan putu mayang, tekan hingga adonan berbentuk mi, gulung. Lakukan hingga adonan habis.
Kukus dalam dandang panas selama 25 menit hingga matang. Angkat. Sisihkan.
Kuah: Didihkan santan bersama daun pandan, gula pasir, garam, dan jahe. Aduk rata perlahan agar santan tidak pecah. Angkat.
Penyajian: Susun ketan, kacang hijau, biji delima, roti tawar, dan petulo dalam mangkuk saji. Tuangi dengan kuah santan.
Sajikan hangat. (f)

Untuk 6 porsi

Bahan :
500 gram tepung beras
250 gram gula pasir dibikin jadi gula cair
1 butir kelapa parut dibikin jadi santan kental
600 cc air
Soda kue
Minyak goreng buat menggoreng (bubuhkan ke pancinya dengan kain yang diikat membentuk gumpalan)
Air pandan, kuning telur, coklat mesyes buat selera
Catatan: Perbandingan gula: tepung harus 1:2
Cara membuatnya: Tepung beras dituangi air sedikit demi sedikit sambil diaduk agar rata membentuk adonan cairan yang kental. Masukkan gula putih cair ke dalam adonan, bubuhkan sedikit soda kue. Siapkan santan yang sudah dimasak matang. Siapkan wajan di atas api arang atau api gas yang kecil, tuangi sesendok sayur adonan (tepung dan gula) lalu ratakan. Setelah adonan setengah matang, tuangkan santan kental sesendok sayur lalu tutup wajannya dengan penutup dari keramik. Kalau suka bisa ditambahkan air pandan atau coklat atau kuning telur. Bila tepi serabi berwarna coklat itu adalah tanda serabi sudah matang.
Pesan dari pembuatnya: Api untuk memasak serabi jangan besar, kalau bisa kira-kira sepanas api arang. Wajan serabi tidak boleh terkena air agar tidak lengket. Wajan hanya boleh dibersihkan dengan minyak goreng saja. Tutupnya dari keramik karena keramik bisa menyerap uap air agar tidak jatuh ke serabi saat dimasak. Tutupnya ini boleh dicuci dengan air. Pembakaran serabi dilakukan dengan alat bakar tradisional terbuat dari tanah liat, yang menggunakan arang. Dengan alat ini, hasilnya maksimal. Kalaumempergunakan gas sebagai pembakar, tetapi serabi tidak mengembang dan tidak menghasilkan serat

Sumber: andri-permana

Source : Majalah Sedap

Bahan :
- 100 gr daging durian
- 200 gr tepung sagu
- 500 ml santan dari 1/2 butir kelapa
- 300 gr gula merah, sisir
- 1/4 sdt garam
- 3 lembar daun pandan

Bahan taburan :
- 200 gr kelapa parut kasar
- 1/4 sdt garam
- 2 lembar daun pandan

Cara membuat :
Taburan : aduk rata bahan taburan. Kukus 15 menit sampai matang. Sisihkan.
Larutkan tepung sagu di dalam setengah bagian santan. Sisihkan.
Rebus sisa santan, gula merah, garam, dan daun pandan sambil diaduk sampai mendidih. Saring. Didihkan lagi.
Masukkan durian. Aduk rata. Tambahkan larutan tepung sagu. Masak sambil diaduk sampai meletup-letup. Angkat.
Sendokkan ongol-ongol di atas bahan taburan. Gulingkan sampai terbalut rata. Kalau ongol-ongolnya masih berbongkah besar, potong-potong dengan pisau seukuran kecil untuk sekali lahap.

Sumber: hesti-myworkofart.blogspot

1 ekor (750 g) ikan gurame besar (1kg), potong menjadi 4 bagian
1 mangkuk (75 g) kacang tanah
1 mangkuk (75 g)kacang mede (Aku ga pake,cuman lagi punya kacang tanah aja, tapi rasa akhir tetep asooyy)
1 butir kelapa, buat santan kental

Bumbu:
20 siung bawang merah
3 siung bawang putih
10 cabe merah keriting
5 cabe rawit
15 butir kemiri
2 jempol (4 cm)jahe
2 kelingking (4 cm) kencur
2 kelingking (4 cm) kunyit
Garam secukupnya

Cara membuat:
Goreng 10 siung bawang merah, 3 siung bawang putih, dan kunyit.
Haluskan semua bumbu (mentah dan goreng).
Tumbuk halus kacang tanah, kacang mede, dan sisa bawang merah mentah.
Campur dengan bumbu halus.
Masak semua bahan dengan santan sampai mendidih, tambahkan garam seperlunya.
Bersihkan ikan gurame, potong menjadi 4 bagian, lumuri dengan perasan jeruk nipis dan garam.
Goreng hingga matang dan kering. Angkat dan tiriskan.
Siramkan saus kental sambal kacang bersantan di atas gurame goreng, kemudian sajikan.

Selamat mencoba yaa..

Sumber: olalakitchen