Anita Farhan

Wedang Angsle

1

Bahan:
100 g beras ketan putih, kukus hingga matang
50 g biji delima, rebus hingga matang, tiriskan
50 g kacang hijau, rebus hingga Matang, tiriskan
2 lembar roti tawar, buang bagian tepinya, potong dadu 1 cm

Petulo:
250 g tepung beras, ayak
300 ml santan dari ¼ butir kelapa parut
1 sdt garam
4 lembar daun pandan, simpulkan
50 g tepung kanji, ayak
½ sdt pewarna hijau makanan
½ sdt pewarna merah muda makanan

Kuah:
1½ L santan encer dari 1 butir kelapa parut
3 lembar daun pandan, simpulkan
200 g gula pasir
1 sdt garam
5 cm jahe emprit, memarkan

Cara Membuat:
Petulo: Kukus tepung beras selama 20 menit dalam dandang panas. Angkat. Sisihkan.
Didihkan santan bersama garam dan daun pandan, angkat. Sisihkan daun pandan.
Tuang ke dalam tepung beras kukus, sambil aduk rata hingga agak dingin. Tambahkan tepung kanji, aduk cepat hingga rata.
Bagi adonan menjadi 2 bagian, tambahkan masing-masing dengan pewarna hijau dan merah muda. Uleni hingga rata.
Masukkan ke dalam cetakan putu mayang, tekan hingga adonan berbentuk mi, gulung. Lakukan hingga adonan habis.
Kukus dalam dandang panas selama 25 menit hingga matang. Angkat. Sisihkan.
Kuah: Didihkan santan bersama daun pandan, gula pasir, garam, dan jahe. Aduk rata perlahan agar santan tidak pecah. Angkat.
Penyajian: Susun ketan, kacang hijau, biji delima, roti tawar, dan petulo dalam mangkuk saji. Tuangi dengan kuah santan.
Sajikan hangat. (f)

Untuk 6 porsi

1 komentar: Leave Your Comments