Selamat datang di KoranPlus Media Indonesia.
  • Login:

jajang

Cabe TERPEDAS yang Membuat Orang Pingsan 30 menit

Rate this Entry
by on 07-12-2010 at 06:15 AM (167 Views)


Satu-satunya Cabe paling pedas di dunia - dan terdaftar pula dalam The World Guiness Book of Record - adalah Cabe Bhut Jolokia. Cabe yang berasal dari India ini menurut data American Society for Horticultre Science tercatat memiliki tingkat kepedasan hingga 1 juta SHU (cabe normal, termasuk cabe rawit, rata-rata hanya mencapai 100.000 SHU saja).

Dalam sebuah tayangan di Youtube, seorang pria bernama Jamie mendemonstrasikan kedasyatan dari Cabe Gila ini. Mula-mula dia memakan setengah dari Cabe Bhut Jolokia. Lima menit pertama, dia masih belum merasakan adanya rasa pedas atau apapun.
Semua baik-baik saja, hingga menit keenam, saat Jamie mulai merasakan kepedasan. Dia mulai meloncat-loncat dan meminum banyak air. Tapi tampaknya air yang diminumnya tidak mampu menghilangkan rasa terbakar di mulut dan tenggorokannya.

Pada menit ke-10, Jamie berlutut sembari memukul-mukul tanah karena sudah tahan lagi menahan rasa pedas dan panas yang tampaknya sudah menggerogoti hampir seluruh tubuhnya. Dia pun sudah tidak bisa diajak bicara. Pada menit ke-30, Jamie mulai merasakan kondisi seperti mau mati dan hanya bisa terkapar.

Tayangan itu merupakan bukti bagaimana pedasnya cabe yang banyak ditemui di kawasan Assam, India Utara itu.

Penduduk setempat percaya bahwa banyak makan cabe Bhut Jolokia dapat membantu memerangi penyakit rematik, kanker, rematik, osteoporosis, menurunkan tekanan darah dan kolesterol. Cabe sendiri mengandung vitamin A, C, Kalium, Magnesium, dan Besi yang membantu mencegah penggumpalan darah, menghilangkan plak dari arteri, menyembuhkan luka, dan menangkal flu. Di dalam cabe terdapat zat Photochemical yang dapat mengurangi sel kanker dan tumor. Bahan aktif Capsicum merangsang otak dan kelenjar ludah melepaskan endorfin (enzim penghilang rasa sakit alami dan memberi rasa tenang).

Khusus untuk Cabe Bhut Jolokia, karena tingkat kepedasannya yang sangat tinggi, para ahli menguatirkan dapat membuat iritasi pada usus, sehingga disarankan untuk tidak mengonsumsi cabe ini dalam jumlah yang banyak.

Submit "Cabe TERPEDAS yang Membuat Orang Pingsan 30 menit" to Digg Submit "Cabe TERPEDAS yang Membuat Orang Pingsan 30 menit" to del.icio.us Submit "Cabe TERPEDAS yang Membuat Orang Pingsan 30 menit" to StumbleUpon Submit "Cabe TERPEDAS yang Membuat Orang Pingsan 30 menit" to Google Submit "Cabe TERPEDAS yang Membuat Orang Pingsan 30 menit" to Facebook

Tags: Kosong Add / Edit Tags
Categories
Gardens

Comments

  1. jajang -
    jajang's Avatar
    Bhut Jolokia bukanlah cabe sembarangan, tingkat kepedasan yang dihasilkan cabe asli India itu mencapai 1000 kali lipat dibandingkan cabe yang biasa Anda temukan di dapur. Bayangkan jika sampai terpercik ke mata, dan rupanya hal inilah yang mengispirasi para ilmuwan di India untuk menciptakan granat berisi serbuk Bhut Jolokia.

    Pada Uji tingkat Kepedasan menggunakan skala Scoville Heat Unit(SHU) ternyata cabe BHUT JOLOKIA mencapai tingkat kepedasan 1 juta SHU yang berarti hampir dua kali lebih pedas dari cabe pemegang rekor sebelumnya RED SAWINA yang SHU-nya hanya 577.000. Penemuan ini diumumkan oleh American Society For Horticultural Science.

    BHUT JOLOKIA berarti “Cabe Hantu” saking pedasnya digambarkan bisa serasa “lepas nyawa” kalau dimakan. Cabe ini berdampak besar terhadap industri makanan karena tidak perlu lagi cabe kemasan besar tapi cukup dengan kemasan kecil saja sudah pedas.
  2. jajang -
    jajang's Avatar

    Tunas Bibit Bhut Jolokia dan Caribbean Red Habanero


    Beberapa waktu yang lalu ketika berdiskusi dengan Pastor Andreas Trismadi di Oksibil, Papua mengenai cabai yang pedas, saya menemukan beberapa spesies cabai dari Toraja, Manado, dan Flores memiliki kepedasan yang ‘luar binasa’.

    Kemudian setelah di Jogja, saya iseng mencari mengenai tingkat kepedasan suatu cabai, yang ternyata bisa dihitung secara ilmiah dengan ukuran Scoville Scale.

    Saya menemukan bahwa cabai terpedas di dunia adalah Bhut Jolokia (a.k.a Naga morich, Naga Jolokia) Disebut juga cabai setan (ghost pepper), mungkin karena setan pun gak mau makan cabe itu karena pedas banget, atau mungkin yang makan cabai itu akan teriak-teriak mengusir setan.
    Tingkat kepedasannya diklaim sebesar 1,001,304 SHU, dan masuk Guiness Book of Records tahun 2007. Walaupun akhirnya pada awal 2010 di Inggris ada yang mengklaim bahwa yang paling pedas adalah Infinity Chili yang diklaim memiliki 1,067,286 SHU.

    Akhirnya saya membeli bibit Bhut Jolokia dan Caribbean Red Habanero di Internet. Bibit Naga Jolokia dikirim dari Amerika, dan Caribbean Red Habanero dikirim dari sebuah pertanian di Thailand. Setelah satu bulan, bibit tersebut datang dan saya semaikan. Saya belum tahu apakah karena kualitas bibit atau karena saya yang salah tanam, akhirnya rata-rata tingkat pertunasannya adalah 60 persen dari jumlah bibit yang saya tebar di tanah.
    Setelah bibit ini tumbuh, saya letakkan di polybag dengan media tanam yang saya beli dari Trubus.
    Jadi pembelian ini melewati 3 tahap:
    Pertama, saya menantikan apakah paket dikirim. Akhirnya paket sampai setelah sekitar 1 bulan menunggu. Setelah paket sampai, kemudian saya menantikan apakah bisa tumbuh. Ternyata bisa tumbuh sekitar 60 persen. Setelah sebagian bisa tumbuh, saya menantikan apakah waktu panen nanti (sekitar 6 bulan) bibitnya sesuai dengan spesifikasi yang ditulis oleh penjual di Internet.
    Semoga bibit yang saya tanam sesuai spesifikasi, dan bisa tumbuh dengan baik, agar nanti saya bisa undang teman-teman makan rujak di rumah.

    Update 16 Oktober 2010:
    Dikarenakan cuaca yang hujan terus, maka tumbuhan ini baru berbuah dengan sukses sebanyak 6 biji, namun kepedasannya masih kurang nendang, sehingga saya menyimpulkan: selain karena faktor jenis cabai, faktor cuaca juga menentukan tingkat kepedasan. Jika cuaca hujan, maka cabai yang dihasilkan menjadi kurang pedas.
  3. jajang -
    jajang's Avatar
    Varietas cabai terbaru ini dinamakan Infinity oleh petani setempat. Infinity yang berarti 'tak terbatas' dalam bahasa Indonesia meninggalkan rasa pedas yang bertahan lama di lidah. Bahkan rasa pedas ini tidak mampu dikalahkan oleh susu, sebagai penangkal rasa pedas yang paling ampuh.

    Rasa pedas yang tahan lama membuat Bhut Jolokia yang selama ini dianggap paling pedas di dunia, kalah telak. Bhut Jolokia yang menjadi bahan pembuat gas air mata di India, kini harus puas berada di posisi kedua cabai terpedas di Dunia.

    Woody Woods petani cabai Infinity ini bahkan menyebutkan kreasinya tersebut sebagai memang amat pedas. "Rasa seperti sedang makan bara yang sedang menyala. Bisa menumbuhkan tumbuhan dengan iklim dingin yang ada di Inggris memang diluar perkiraan," komentar Woody Woods seperti dikutip Ananova, Minggu (4/4/2010).

    Bersama dengan rekannya Matt Simpson, Woods mengembangkan Infinity dalam rumah kaca dengan menggabungkan berbagai macam varietas. Mereka pun mengharapkan bibit dari cabai ini dapat dipasarkan tahun ini.

    Universitas Warwick membuktikan jika infinity memiliki rasio pedas mencapai 1.067.286 saat diukur melalui skala Scoville (skala ini digunakan untuk mengukur tingkat kepedasan lada). Sementara cabai Bhut Jolokoia yang berasal dari India hanya memiliki skala 1.041.427, sedangkan semprotan merica yang biasa digunakan untuk melumpuhkan para pelaku kriminal berada pada skala 2 juta.
Leave a Comment Leave a Comment

SEO by FLOBAMOR