
(inilah.com/Agus Priatna)
KORANPLUS, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyiapkan 5 skenario kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang didiskusikan dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan berlaku Juli mendatang.
Menurut data Kementerian ESDM yang dikutip INILAH.COM, Senin (14/6), kelima skenario pertama, kelompok pelanggan kecil golongan 450 VA sampai dengan 900VA sama sekali tidak mengalami kenaikan atau kalau dinaikkan hanya sekitar 5%.
Skenario kedua, golongan pelanggan 6.600 VA ke atas (rumah tangga/R, bisnis/B, pemerintah/P) dengan batas hemat 30% (semula 50%) tidak mengalami kenaikan, karena tarif pelanggan tersebut telah mencapai keekonomiannya.
Skenario ketiga, kelompok pelanggan rumah tangga (R), opsi pertama naik sebesar 18%, opsi lain naik 15%. Skenario keempat, kelompok pelanggan bisnis (B), opsi pertama naik sekitar 12% sampai 16%, opsi kedua naik sekitar 12% sampai 15%. Skenario kelima, kelompok pelanggan industri (I), opsi pertama naik 6%-15%, opsi kedua naik 6%-13%.
Dengan ditetapkannya TDL 2010, segala kebijakan tarif seperti Dayamax Plus dan tarif Multiguna yang selama ini diterapkan kepada pelanggan industri dicabut.
Bakal ditetapkannya rencana kenaikan TDL pada Juli mendatang sesuai dengan UU Nomor 2 tahun 2010 tentang APBN-P 2010, di mana alokasi anggaran subsidi listrik Rp55,1 triliun dengan asumsi penyesuaian TDL melalui kenaikan rata-rata 10% pada bulan Juli 2010 untuk menutup kekurangan kebutuhan subsidi Rp4,8 triliun.
Sementara jika dalam tahun ini pemerintah bersama DPR batal menyepakati kenaikan TDL, penundaan kenaikan TDL sebesar 10% akan menambah anggaran subsidi Rp 800 miliar per bulan.
sumber: inilah.com



Section Widget
Category Widget (bottom-up)
Recent Forum Posts

